Sedih sekali rasanya melihat postingan saya sebelum ini.
Haha. Miris. Bagaimana program TMTW pada keberjalanannya hanya pernah
dilaksanakan sekali, itu pun belum sempat di-post. Sibukkah? Atau tidak
menyempatkan diri saja?
Kalau boleh cerita, memang bulan Maret adalah bulan adaptasi
kembali terhadap semua perubahan yang terkait akademik. Ya praktikum tiap hari,
laporan tiap hari, belum rapat-rapat-rapat, acara ini itu. Dimulai awal bulan
maret saya, mencari keluarga-keluarga baru, adik-adik tercinta yang akan
meneruskan perjuangan di pengmas. Pada akhirnya tujuh orang inilah yang saya
dan staf ahli percaya untuk sama-sama berjuang mengabdikan diri kepada
masyarakat. (CC: Ozi, Nina, Wahyu, Ditha, Dimas, Bebi) kemudian dilanjutkan
dengan supercamp hima yang luar biasa dan penuh kontroversi #loh
Minggu berikutnya kembali bekerja merapihkan segala sesuatu
tentang sebuah perencanaan setahun kedepan. Memforsir diri, eh taunya saya ditegur
Allah dengan diberi sakit. Pusing dan penat beberapa hari. Tapi, saya tetep
keukeuh bikin ppt raker dan dateng raker sih. Eh taunya setelah raker sakit
saya hilang! Hahaha mungkin ini efek bertemu dengan keluarga kali yaa *aseek*
Minggu berikutnya lagi saya jalan-jalan ke Solo. Rakorwil 3
ISMKI. Yaa lumayan refreshing, bertemu orang-orang yang luar biasa. Memacu diri
saya untuk terus memperbaiki diri dalam hal analitik dan public speaking serta
retorika. Yang lucu adalah saya ketemu 3 orang alumni SMAN 1 Bogor, rasanya
ingin nostalgiaa terus bareng mereka. Senengnya itu seneng banget. Rencananya
sih bakal ada postingan khusus tentang ini, ada makna yang lain dibalik
pertemuan sederhana itu J
Karena Maret sudah berakhir, April tinggal menunggu
penghujung minggu. Hmm, mari kita sambut UTS, Scientific Fair, LKMM, TR1, TR2
dengan suka citaaaa! Nantikan ceritanya yah ;)
Entahlah, saya hanya bisa berdoa kepada yang Maha
Menguatkan. Tiada lagi mungkin yang bisa terus menguatkan saya selain Ia...
YaAllah kuatkanlah punggung ini karena akan menopang amanah
yang lebih berat
YaAllah kuatkanlah mata ini agar tetap terjaga di malam hari
menyelesaikan tugas yang belum terselesaikan di hari sebelumnya karena memenuhi
amanahMu yang lain
YaAllah kuatkanlah hati ini agar tetap ikhlas, istiqamah
dijalan kebaikan ini yaRabb
YaAllah mudahkanlah..Mudahkanlah segala amanah ini. Dari
mulai proses perencanaan hingga pengambilan keputusan. Jangan sampai ada hati
yang tersakiti karena lisanku yaAllah.
YaAllah jagalah aku dari segala kecurangan, segala
kemaksiatan, segala kemudharatan. Terangilah hati kami dengan cahayaMu.
Dan postingan ini akan saya tutup dengan surat yang sangat cocok ketika dilanda kebingungan, kesulitan, capek, pusing, penat. Surat yang berarti lapang dada : Al-Insyirah
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihi
1. [1]Bukankah Kami telah melapangkan dadamu (Muhammad)?,
2. Dan Kami pun telah menurunkan bebanmu darimu,
3. yang memberatkan punggungmu,
4. Dan Kami tinggikan sebutan (nama)mu[4] bagimu.
5. Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan,
6. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan[5].
7. Maka apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan), tetaplah bekerja keras untuk (urusan yang lain)[7],
8. dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap[8].
Jika kita percaya terhadap ayat ini, lega adalah jawabannya. Pasrah tapi tidak menyerah. Maju terus pantang mundur!
No comments:
Post a Comment