Wednesday, 14 January 2015
Amanah
Pernahkah kamu bersyukur atas adanya amanah?
Amanah apapun itu, amanah atas suatu posisi organisasi, amanah sebagai teman yang baik, atau amanah yang pasti sedang dan selalu dijalani; amanah sebagai anak.
Sering aku diingatkan untuk bersyukur jika mendapat amanah.
Mengapa?
Karena Allah sangat sayang pada kamu, ia tidak ingin kamu terbuai dengan banyaknya waktu luang.
Bersyukurlah atas adanya amanah,
Karena kamu diberi kesempatan untuk berbenah dan meningkatkan kemampuan diri.
Bersyukurlah atas adanya amanah,
Jika amanah itu ditemani oleh indahnya keikhlasan, berapa banyak amal kebaikan yang (semoga) menjadi tabungan akhiratmu.
Bersyukurlah kamu yang sedang berpusing-pusing ria dalam pusaran amanah,
Setelah pusing, kamu mendapatkan pelajaran kan?
Bersyukurlah,
Allah menjagamu dari pikiran-pikiran buruk saat waktu kosong menyapa.
Allah membiarkanmu produktif.
Bersyukurlah,
Kamu menjadi dewasa karena amanah yang kelihatannya mustahil ini.
Bersyukurlah, sekali lagi bersyukurlah.
Karena amanah adalah salah satu cara menyambut seruanNya.
Namun jangan lupa, jika amanah tidak diiringi oleh niat yang lurus karenaNya dan tanpa keikhlasan, ia tidak akan berarti apa-apa. Hilang bak setumpuk debu yang disapu angin.
Yang jelas,
Cara mensyukuri adanya amanah dengan melakukan amanah itu sebaik-baiknya. Ahsanu amala.
------------
Selamat menjalankan amanah-amanah baru kakak-kakak, teman-teman, adik-adik. Selamat meluruskan niat. Mari kita jalani ini dengan sesungguh-sungguhnya kemampuan. Dan tentu, sertakan Allah selalu!
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment