Wednesday, 14 January 2015

Hai, Pagi!



Saat semburat jingga tampak di antara luasnya biru, lahirlah harapan. 
Bagi orang-orang yang lelah kemarin sore. 
Tak banyak orang yang mengerti, betapa pagi sangat ku rindu. 
Untuk memunculkan lagi semangat, mendewasakan diri, lahir di tengah kericuhan dunia.


Aku sedang menanti Pagi--
Sebab Pagi melahirkan kembali jiwa yang lebih kuat, mengisi ruang2 kosong karena lelah terpupuk.

Hai, Pagi. Selamat datang kembali. 
Ya, sebab Pagi, aku kembali berlari.





Semarang,
15 Januari 2015
07.29 AM

No comments: