Saturday, 31 January 2015

Rumah Kami

Kalau kamu bayangkan rumah kami cantik secantik dirimu, kamu salah besar.
Kalau kamu berpikir rumah kami indah dengan taman dan kolam berhiaskan air mancur di pelataran rumah, kamu juga salah besar.
Kalau kamu kira interior rumah kami dipenuhi dengan aksen-aksen cantik khas eropa, kamu pun salah sayang.

Rumah kami tak pernah semahal itu.
Tapi kami berbangga, dibesarkan di sana.

Rumah ini bermula dari perasaan-perasaan menggetarkan di hati.
Betapa berat rasa di hati, ketika kami menyaksikan akhlak pemuda dan pemudi yang kian terporak-porandakan.
Betapa menyayat diri, ketika kami memperhatikan semakin sedikit orang-orang dengan semangat belajar Agama yang tinggi.

Kami rindu ada pemuda seperti Ali dan Al fatih.
Kami rindu ada orang dengan semangat seperti itu.
Kami rindu pengorbanannya untuk menegakkan Agama ini.

Karena itu kami punya mimpi, dari rumah kami inilah banyak lahir para pejuang yang bergerak atas dasar cinta kepadaNya. Mereka yang berani memberikan seluruhnya untuk berjuang. Karena yang mereka harapkan bukan balasan di dunia, mereka hanya akan percaya pada janjiNya. Tiada sesuatu yang membuat mereka berjuang seperti itu selain rasa cinta mereka yang teramat dalam.

Sungguh, kami ingin rumah kami seperti itu.
Karena dengan berhimpun di dalam sebuah rumah, kami ingin banyak gagasan tercipta. Banyak nasihat. Banyak cinta.

Biarlah rumah kami sederhana.
Kekayaan rumah menurut kami adalah ketika seluruh penghuni rumah merasa nyaman berada di dalamnya.
Dan rumah kami dijaga oleh banyak malaikat yang sering mengunjungi rumah kami karena banyaknya lantunan ayat yang dibaca.
Keindahan rumah menurut kami juga bukan terletak pada lantai yang terbuat dari marmer dan tiang-tiang rumah yang menjulang, tapi terletak pada keindahan hati tiap-tiap individunya yang selalu dekat kepada TuhanNya.

Kami hanyalah manusia biasa. Untuk itu kami perlu bersama.
Kami perlu saling menjaga. Saling mendoakan.

Dan kami ingin rumah-rumah seperti ini semakin banyak.

Ya Allah tempat bermuara segala sesuatu. Istiqamahkanlah kami pada jalan-jalan dengan banyak cahayaMu. Lindungilah kami dari banyaknya pikiran-pikiran buruk yang sering terlintas.
PadaMu lah kami meminta segala sesuatu. Bukakanlah hati kami agar hidayahMu senantiasa menyelimuti kami.

-----------------------------
Ukhibbukum fillah Maryam-Balqis :)



31 Januari 2015
08.00 AM

No comments: