"Di jalan juanda berdiri megah
itulah sekolah kita bersama
Majulah pelajarnya semua
Bak pemuda bangsa nan jaya
Nyatakanlah semangat
.
.
.
....."Kami siswa SMA 1 takkan redup berpijar demi cita bangsaku. Jayalah SMA 1!"
Alunan nada yang tak akan terlupa, nyanyian pembakar semangat yang selalu dilisankan tiap Hari Senin, menjadi yel-yel yang suaranya terdengar betul2 diucapkan dari hati dan disuarakan dengan lantang. Ah, diri ini sangat bersyukur diberi kesempatan menempuh bangku SMA di SMAN 1 Bogor.
Banyak cerita. Banyak kisah. SMAN 1 Bogor menjadi saksi bisu proses kedewasaan seorang pelajar. Banyak sekali hikmah yang bisa saya ambil. Yang dulu saya anggap biasa saja ternyata bukan hal main-main. Yang dulu sangat saya sepelekan, sekarang sangat saya mimpi-mimpikan.
Bagaimana menenangkannya melodi Al-quran yang mengalun tiap pagi ditengah hiruk pikuknya siswa mengerjakan PR.
Bagaimana indahnya mushola yang terisi penuh, banyak lingkaran-lingkaran kecil di dalamnya.
Bagaimana mading DKM yang selalu penuh dengan artikel
Bagaimana dhuha menjadi kebiasaan hampir seluruh murid kelas 3 (hahaha)
Bagaimana ukhuwah yang sangat terjaga yang dicontohkan oleh kakak ke adik kelas
Bagaimana sebuah senyuman tulus seorang teteh dapat melembutkan hati adik-adiknya
Hm, iya aku rindu :')
Yang baru gue sadari adalah smansa bisa seperti itu bukan karena orang biasa, bukan tanpa proses panjang. Pasti dulu aa' dan teteh yang bertitel sebagai ADS berjuang sangat keras di smansa. Dari mulai melegalkan kerudung hingga membentuk rohis yang....... hmmm :)
Dan..disini gue masih tahap perjuangan. Hm...dan mungkin masih jauh. Tapi gue sangat yakin suatu saat gue akan sampai di fase smansa, atau bahkan lebih! Yang pengurus rohisnya anak olim, yang pengurus rohisnya adalah orang yg berpengaruh di tempat lain, yang ukhuwahnya sangaaat dekat, yang birokrasinya sangat mendukung.
Pada akhirnya ternyata benar, orang-orang yang lahir dari smansa terlalu banyak yang menjadi sesuatu di fase kehidupan selanjutnya.
Ada yang menjadi ketua himpunan, ketua rohis jurusan, bahkan ketua rohis universitas, ketua angkatan, menteri kabinet, penggerak rohis, bahkan sebagai mapres!
Kapan kita bisa kumpul lagi?
Semoga Allah menjaga kita selalu dalam balutan indah Islam milikNya :)
Bonus gambar smansa yang diambil satu bulan lalu.
Sekolah sederhana, tapi bukan sekolah biasa.

No comments:
Post a Comment