Bukan karena ada irisan suku, atau irisan hobi atau irisan passion atau irisan pekerjaan.
Ini tentang persaudaraan yang tak terbatas waktu, kecantikan, warna kulit atau bahkan garis negara.
Aku sudah merasakannya. Juga membuktikannya.
Tapi, sekarang bukan waktunya lagi hanya merasakan.
Ini adalah waktu aku untuk membentuk.
Mereka bersegera menanyakan kabar kapan kita bertemu lagi dalam lingkaran.
Berlari-lari kecil, memelukku dan teriak dengan histeris saat memanggil namaku.
Apapun mereka ceritakan, dari hal yang terlihat, sampai mengungkapkan perasaan mereka.
Berebut mengutarakan ide dikala pertemuan itu datang.
Kita belajar bersama.
Kita berjalan bersama.
Menyemangati satu sama lain.
Menjadikan pertemuan ini kebutuhan.
Hingga akhirnya titik tolak perubahan mulai datang.
Saling menguatkan untuk tetap mendekat kepadaNya.
Ingin ikut bergerak menyebarkan cintaNya.
Merangkai satu demi satu titik hijrah untuk menyempurnakan kemuslimahannya.
Ternyata memang tidak mudah membangunnya :')
Hm.
Hm.
Hm.
Kapan, ya?
Semoga secepatnya, ya zaitun dan aisyah.
Saya ingin lingkaran kita kokoh. Seperti halnya kakak saya dulu membangunnya, yang sampai detik ini gerak-geriknya tidak bisa saya lupakan.
Saya ingin lingkaran kita satu frekuensi. Satu tujuan.
Saya ingin kita sama-sama menjadi perempuan yang baik, mulia dihadapanNya.
Saya ingin kita terus bersama, sampai pada tempat terindah di jannahNya.
Saya.
Betul-betul.
Ingin.
Karena saya sayang kalian.
:)
Untuk Fawzia, Neva, Fadila, Rani, Mila.
Untuk Ulfah, Lila, Ana, Rara, Dhafin, Vika, Fella, Bella, Esti, Vini.
Saya percaya pertemuan kita bukan tanpa alasan.
Bertemu dengan kalian adalah salah satu anugerah yang saya syukuri.
Ya Allah dengarkanlah doa ini.
Tetapkanlah hati kami pada apa yang menjadi kehendakMu Ya Allah.
Sungguh, hanya Engkau sebaik-baik tempat bermuara.
#Nowplaying Rabithah-IzzIs
Sesungguhnya Engkau tahu. Bahwa hati ini tlah berpadu. Berhimpun dalam naungan cintaMu. Bertemu dalam ketaatan. Bersatu dalam perjuangan. Menegakkan syariat dalam kehidupan
Kuatkanlah ikatannya. Tegakkanlah cintanya. Tunjukilah jalan-jalannya
Terangilah dengan cahyaMu.Yang tiada pernah padam
Ya Robbi bimbinglah kami
Rapatkanlah dada kami. Dengan karunia iman.Dan indahnya tawakkal padaMu.
Hidupkan dengan ma’rifatMu. Matikan dalam syahid di jalanMu. Engkaulah pelindung dan pembela
------------------
Semarang, 20 April 2015
01.57 AM
No comments:
Post a Comment