Sunday, 10 May 2015

Tentang Berbicara

Sering aku temui orang-orang yang -entah kenapa- saat berbicara, aku merasakan semangatnya, aku merasakan perjuangannya, aku seakan mengerti makna setiap tatapannya adalah ketulusan.
Aku terheran-heran saat aku selesai mendengarkannya, ghirah semangatnya masih terbawa, apa- apa yang dikatakannya masih terngiang.
Di sisi lain, aku pun pernah mendengarkan dengan durasi yang sama, isinya juga hampir sama, tapi bahkan selesai ia bicara aku tidak menangkap apa-apa.
Pernahkah kamu merasakannya?
Ah iya, mungkin memang benar. Ketika kita berbicara, kita bukan hanya mentransfer lisan, tapi juga ruh, tapi juga jiwa, tapi juga hati.
Temanku sering mengingatkan, setiap kamu mau ngomong, bersihkan dulu hatimu, luruskan niatmu, rendahkan dirimu, sungguh tiada daya dan upaya melainkan karena pertolonganNya. Dengan demikian, Allah yang akan membuka hati dan menanamkan apa yang ingin kamu sampaikan kepadanya.
Ketika hati yang berbicara, hati mana yang tak mendengar?

No comments: